SELAMAT DATANG DI ZONA KIMIA ! !
Selasa, 11 Desember 2012 0 komentar

Stoikiometri dan Persamaan Reaksi Kimia



Stoikiometri dan 
Persamaan Reaksi Kimia

Salah satu aspek penting dari reaksi kimia adalah hubungan kuantitatif antara zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia, baik sebagai pereaksi maupun sebagai hasil reaksi. Stoikiometri (stoi-kee-ah-met-tree) merupakan bidang dalam ilmu kimia yang menyangkut hubungan kuantitatif antara zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia, baik sebagai pereaksi maupun sebagai hasil reaksi. Stoikiometri juga menyangkut perbandingan atom antar unsur-unsur dalam suatu rumus kimia, misalnya perbandingan atom H dan atom O dalam molekul H2O.  Kata stoikiometri berasal dari bahasa Yunani yaitu stoicheon yang artinya unsur dan metron yang berarti mengukur. Seorang ahli Kimia Perancis, Jeremias Benjamin Richter (1762-1807) adalah orang yang pertama kali meletakkan prinsip-prinsip dasar stoikiometri. Menurutnya stoikiometri adalah ilmu tentang pengukuran perbandingan kuantitatif atau pengukuran perbandingan antar unsur kimia yang satu dengan yang lain ?     
Mengapa kita harus mempelajari stoikiometri? 

Senin, 10 Desember 2012 0 komentar

Tata Nama Senyawa Kimia



Tata Nama Senyawa Kimia

A. Senyawa biner dari logam dan nonlogam (senyawa ionik)
1.      Penamaan dimulai dari nama kation logam diikuti nama anion dari logam
2.      Senyawa yang terbentuk haruslah bermuatan netral.
3.      Untuk logam yang dapat membentuk beberapa kation dengan muatan berbeda,maka muatan kationnya dinyatakan dengan angka Romawi
Contoh: CuO, dengan O bermuatan -2, agar senyawa bermuatan 0 maka Cu bermuatan +2. Maka, nama senyawa tersebut adalah Tembaga (II) Oksida
B. Senyawa biner dari non-logam dan non-logam (senyawa kovalen)
1.      Penamaan senyawa mengikuti urutan berikut:
Bi – Si – As – C – P – N – H – S – I –  Cl – O –F
2.      Penamaan dimulai dari nama non-logam pertama diikuti nama non-logam kedua yang diberi akhiran –ida
Contoh: HCl dinamakan hidrogen klorida

1 komentar

Ikatan Kimia



Ikatan Kimia

Ikatan ionik, yaitu ikatan kimia (gaya tarik-menarik yang kuat yang tetap menyatukan dua unsur kimia) yang berasal dari gaya tarik elektrostatik (gaya tarik-menarik dari muatan-muatan yang berlawanan) antara kation dan anion. Senyawa yang memiliki ikatan ionik sering disebut garam. Pada natrium klorida (NaCl), susunan antara ion Na+ dan Cl- membentuk pola yang berulang dan teratur (disebut struktur kristalin). Jenis garam yang berbeda memiliki struktur kristalin yang berbeda. Kation dan anion dapat memiliki lebih dari satu muatan positif atau negatif bila kehilangan atau mendapatkan lebih dari satu elektron. Dengan demikian, mungkin dapat terbentuk berbagai jenis garam dengan rumus kimia yang bervariasi.
Proses dasar yang terjadi ketika natrium klorida terbentuk juga terjadi ketika garam-garam lainnya terbentuk. Unsur logam akan kehilangan elektron membentuk kation dan unsur nonlogam akan mendapatkan elektron membentuk anion. Gaya tarik-menarik antara muatan positif dan negatif menyatukan partikel-partikel dan menghasilkan senyawa ionik.
0 komentar

Perkembangan Teori Atom


Perkembangan Teori Atom


A.          Teori Atom Menurut John Dalton

Pada tahun 1808, John Dalton (ahli kimia bangsa Inggris) mengemukakan gagasannya tentang atom sebagai partikel penyusun materi. Gagasannya adalah sebagai berikut :
a.       Atom merupakan partikel terkecil yang tak dapat dipecah lagi.
b.      Atom suatu unsur sama segala sifatnya, sedangkan atom unsur berbeda, berlainan dalam massa dan sifatnya.
c.       Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana.
d.    Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.

Minggu, 09 Desember 2012 0 komentar

Sistem Periodik Unsur


SISTEM PERIODIK UNSUR

Tabel sistem periodik unsur adalah tampilan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel. Unsur-unsur tersebut diatur berdasarkan struktur elektronnya sehingga sifat kimia unsur-unsur tersebut berubah-ubah secara teratur sepanjang tabel. Setiap unsur didaftarkan berdasarkan nomor atom dan lambang unsurnya.
Tabel sistem periodik unsur yang sering kita temukan saat ini merupakan revisi dari tabel sistem periodik unsur sebelumnya. Tabel revisi ini disusun oleh ahli kimia asal Rusia yang bernama Dmitry Ivanovich Mendeleyev.

0 komentar

Pemisahan Zat


Pemisahan Zat

A.          Proses pemisahan
                Dalam Kimia dan teknik kimia, proses pemisahan digunakan untuk mendapatkan dua atau lebih produk yang lebih murni dari suatu campuran senyawa kimia.
                 Sebagian besar senyawa kimia ditemukan di alam dalam keadaan yang tidak murni. Biasanya, suatu senyawa kimia berada dalam keadaan tercampur dengan senyawa lain. Untuk beberapa keperluan seperti sintesis senyawa kimia yang memerlukan bahan baku senyawa kimia dalam keadaan murni atau proses produksi suatu senyawa kimia dengan kemurnian tinggi, proses pemisahan perlu dilakukan. Proses pemisahan sangat penting dalam bidang teknik kimia. Suatu contoh pentingnya proses pemisahan adalah pada proses pengolahan minyak bumi. Minyak bumi merupakan campuran berbagai jenis hidrokarbon. Pemanfaatan hidrokarbon-hidrokarbon penyusun minyak bumi akan lebih berharga bila memiliki kemurnian yang tinggi. Proses pemisahan minyak bumi menjadi komponen-komponennya akan menghasilkan produk LPG, solar, avtur, pelumas, dan aspal.
Jumat, 09 November 2012 0 komentar

Kenalan dulu yuk :)

Selamat datang d blog kamii.. sebelumnya perkenalkan diri dulu yaa
alima itu adalah kode nama kami Adisti, Afifa, Annisa, Angger, danAnis
disini kita belajar bareng untuk men-share semua hal tentang kimia.. so let's check it out..!!
 
;